Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

September 2022 ll

Terima kasih sudah membuatku menangis. Kurasa tiga puluh hari belakangan, aku sedang bermimpi. Mimpi burukku mengenalmu. Bermula dari bertukar pesan di hari-hari kita yang sepi, menelusur tiap-tiap sejarah ingatan. Hingga pada akhirnya, semesta mengenalkan (kita) pada apa yang kita sebut rindu. Rindu baru saja dimulai, hingga kemudian nanar membayang di kelopak mata. Bertebaran seperti mekar-mekar mawar yang rapuh tersapu angin. Berderai-derai seperti September yang hujan. Langkahku semakin gontai seiring padamnya bara api. Apa yang kupungut adalah sisa-sisa abu kenangan itu. Aku benci kenangan. Aku tak mau miliki kenangan. Sebab, ingatan-ingatanku tak pernah gagal untuk menguliknya. Kenangan memang tak selamanya buruk. Tapi bukankah itu juga awal dari pemikiran yang akan berbuntut panjang? Kita, pada akhirnya, mulai menyusun lagi kepingan-kepingan kenangan itu. Semuanya menjadi semakin buruk, ketika kau benar-benar memilih pergi. Buruk, memburuk, dan semakin buruk, hingga semua borok-...