Harusnya Februari
Dan setiap Februari, aku mengucapkan selamat untuk kita. Selamat yang tak pernah benar-benar selamat. Selamat yang bukan selamat.
Dan saat itu juga, duniaku seperti kiamat. Kamu begitu utuh. Aku runtuh dan jatuh.
Aku begitu mudah menceritakan tentangmu pada sesiapa. Termasuk ketiadaan.
Dan kau?
Aku tak mau tahu lagi.
Komentar
Posting Komentar