Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

I'M

Semuanya memang terlihat tak semestinya, ketika perlahan hilang adalah sebuah jawaban. Jawaban yang kuterima namun tak dapat kuterima. Awalnya, kukira, kau tak masalah dengan itu. Kukira akan dan masih ada pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya. Aku membayangkan potret diri kita berdua di sebuah ruang, yang hanya ada kita di pertemuan kedua kita kelak. Selain tak bisa memilikimu, aku juga tak memiliki kekuatan pada diriku. Aku begitu rapuh semenjak itu. Apakah melupakanmu adalah jalan keluar? Kau bilang kau akan tetap tinggal, tapi kau tak pernah lagi membalas pesanku. Kau tetiba merupa sosok jahat yang harus kujauhi. Jahat, atau curang, entah, aku tak tahu. Apa aku juga curang? Ya, mungkin kita sama-sama jahat dan curang. Aku tak tahu banyak tentang kau, tapi kalau boleh kukatakan, kau seperti mahir di permainan ini. Permainan yang sebelumnya tak pernah kau mainkan. Kau seperti tahu di mana kau harus memulai, dan kapan harus berhenti. Kapan harus mengangkatku, kapan harus menjatuhkank...

Kau, Curang.

Kau yang terbiasa dengan perasaan, ternyata tak sungguh-sungguh perasa Tubuhku dilumat habis oleh kenyataan yang tak semestinya. Aku seperti menghabisi diriku sendiri. Tiga puluh hari menjadi saksi Hati yang tak berhati-hati memilih hati yang ternyata tak miliki hati. Tak perlu menyesal jika ku telah tiada Aku percaya kau punya segalanya Apa yang terencana, dan apa yang kau tandai letaknya. Tapi kau curang! Bagiku, kau mengacaukan hidupku. Aku dipaksa bersembunyi dari semua kemewahan yang kau punya Lebih dari itu semua, aku tak pernah menyesal. Aku akan menutup diri dari orang-orang yang kaurasa akan membuat hidupmu berantakan. Ya, cukup aku yang berantakan. Kau, curang! Tak ada malam sesengsara ini sebelumku mengenalmu Tak ada hujan selama ini sebelumku didekapmu Terakhir, semoga kau tak kesepian. Aku telah tiada. Mimpi, 1 Mei 2023

Bulan Baru

Bulan baru telah tiba Dan sekian ribu pertanyaan belum juga terjawab Aku masih menunggu Mungkin dalam hitungan bulan dan tahun dan tahun. Mengunjungimu di ruang-ruang maya adalah tawa Adalah bahagia Adalah duka Adalah rindu Adalah puitis Adalah sakral Adalah sesal Sesal meracau sejak bulan sebelum Di mana kutemukan jejak maya Ada di peta-peta luar angkasa Di sela-sela nebula Di sela-sela sedihnya Aku tahu tak pernah bisa membuatmu bahagia Walau sejengkal. Kau tahu bulan berganti begitu cepat Bintang-bintang menguasai langit malam Lalu bulan tidur mendengkur Aku tersungkur Kutemukan bulan baru di pekarangan Aku tahu wujudnya, namun gersang Dan air mataku siap sedia memerangi Semua, semua, semua. Bulan baru datang lagi Aku menjemputmu. Aku berhasil membawamu pulang dari kawah Mars. Minggu lalu, bulan kelabu Ada sosok lain yang sudah kugenggam jemarinya dan kusentuh kulit wajahnya dan kucium bibirnya Sampai kurasa kau terlambat. Kau coba mengejarku, namun aku sudah lama mati dihatinya. Be...