Waktu Kita Sudah Habis

Ketika kamu hilangkan semua space buat aku tinggal, aku sadar diri. Terlampau sadar diri, bahkan.
Dan kita juga harus sadar, jikalau kita tetaplah orang asing.
Aku sudah berusaha untuk menjadi perempuan yang lembut--seperti maumu; seperti typical perempuan idamanmu. Aku selalu dan sudah berusaha menjadi yang terbaik. Tapi kamu tetap menghindar, kamu tetap pergi.
Kamu begitu jauh dan memang semakin jauh. Semoga kamu tetap hidup.
Dan baik-baik saja ketika aku pergi, adalah kemungkinan terbesar yang terjadi.
Kini aku tau. Asing tetaplah asing. Tak pernah tunduk, apalagi bertekuk lutut.
Ketika selamat tinggal adalah pilihan yang mudah dicerna nalar, pastikan itu keputusan yang tak pernah kau sesal.


Happy New Year :)

Komentar